SMAN 1 Bondowoso secara resmi mengawali rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 pada Senin (13/7/2026). Hari pertama kegiatan berlangsung penuh semangat, religius, dan sarat nilai-nilai karakter sebagai bekal bagi peserta didik baru dalam memulai perjalanan pendidikan di sekolah yang dikenal dengan budaya BERBUDI.
Sejak pagi, seluruh peserta didik baru bersama bapak dan ibu guru mengikuti Salat Dhuha berjamaah sebagai pembiasaan spiritual yang menjadi bagian dari budaya positif di SMAN 1 Bondowoso. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keimanan.
Usai Salat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan Apel Pagi sekaligus Pembukaan MPLS 2026 yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Bondowoso, Ageng Jelly Purwanto. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta didik baru untuk menanamkan nilai-nilai keimanan sebagai fondasi utama dalam belajar dan berperilaku.
“Tashdiqun bil qalbi, wa iqrarun bil lisan, wa amalun bil arkan” (تَصْدِيْقٌ بِالْقَلْبِ وَإِقْرَارٌ بِاللِّسَانِ وَعَمَلٌ بِالْأَرْكَانِ).
Beliau menjelaskan bahwa ke enam gugus peserta didik baru harus memegang prinsip dasar atau trilogi iman, yakni meyakini dengan hati, mengikrarkan dengan lisan, serta mengamalkan dengan perbuatan. Nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh warga sekolah dalam membangun pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
“Kecerdasan saja tidak cukup. Jadilah generasi yang memiliki iman, karakter, disiplin, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama,” pesan Kepala Sekolah kepada seluruh peserta didik baru.
Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan seluruh guru dan tenaga kependidikan. Momen ini menjadi ajang awal bagi peserta didik baru untuk mengenal keluarga besar SMAN 1 Bondowoso yang akan mendampingi proses belajar mereka selama tiga tahun ke depan.
Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti Pembukaan MPLS Ramah Jawa Timur Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, yang diselenggarakan secara serentak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh arahan mengenai pelaksanaan MPLS yang aman, ramah, menyenangkan, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi mengenai Visi, Misi, Budaya Sekolah, serta Profil Lulusan SMAN 1 Bondowoso. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan dengan arah pengembangan sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul dalam prestasi, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap melanjutkan pendidikan maupun berkontribusi di masyarakat.
Penguatan karakter kembali menjadi fokus melalui penyampaian materi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Materi ini mengajak peserta didik membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Memasuki waktu siang, seluruh warga sekolah melaksanakan Salat Dzuhur berjamaah sebagai bentuk pembiasaan ibadah sekaligus memperkuat nilai religius yang menjadi budaya sekolah.
Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan Apel Siang, sebagai sarana evaluasi sekaligus refleksi atas seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan. Dalam apel penutup, peserta didik diingatkan untuk menjaga semangat, kedisiplinan, serta mempersiapkan diri mengikuti rangkaian MPLS pada hari-hari berikutnya.
Pelaksanaan hari pertama MPLS Ramah 2026 SMAN 1 Bondowoso menunjukkan komitmen sekolah dalam menghadirkan proses pengenalan lingkungan sekolah yang edukatif, inklusif, dan humanis. Tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar, MPLS juga menjadi momentum membangun karakter, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan semangat belajar peserta didik baru agar tumbuh menjadi generasi BERBUDI yang berprestasi, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.



